Langsung ke konten utama

Merapal Ayat Di Balik Sajak Kerinduan Oleh Denny E. Pratama

Setiaku enggan tuk menepi
Seiring lelehan air mata langit 
Yang menebar aroma basah 
Di atas tanah surga milik kita


Kau masih saja meramu rindu di atas cawan retak
Warisan para tetuah kampung seberang
Sedang aku tak lagi kau indahkan

Merapal langkah di kegelapan

Wahai cempaka berselendang merah
Senyum mekarmu mulai memudar 
Bibir tebal berbalut gincu merah pun mulai mengering
Dan sejauh mata memandang
Kau mulai tertunduk lemas tak berdaya
Dan dengan langkah yang gontai sembari berucap
“Aku lelah merapal ayat-ayat rindu pada sepenggal sajak kerinduan”

Komentar